Windyna’s Blog

Aktuil, Music And Me’

Posted on: May 30, 2009

(judul artikel terinspirasi oleh lagu Michael Jackson : Music And Me)

Hobi mendengarkan musik dari radio-radio dan membaca Aktuil dulu jadi pemicu minat untuk mengkoleksi Kaset musik, Piringan Hitam dan CD tapi hobi ini baru dimulai setelah Aktuil tamat dan setelah saya punya penghasilan sendiri. Disamping sering mendengarkan lagu-lagu dari radio-radio, saya juga telah banyak mendapat referensi mengenai group-group musik sebelumnya, ya dari majalah Aktuil. Kaset musik yang dikoleksi adalah kaset musik pop dan rock terutama classic rock, rekaman Mona Lisa dan beberapa rekaman Bootleg Records, Yess dan rekaman-rekaman lainnya.

Rekaman Mona Lisa yang paling banyak saya koleksi disamping Yess dan Bootleg Records karena cukup banyak group-group classic rock yang direkam oleh perusahaan rekaman ini. Kaset rekaman ini tidak dijual disemua toko-toko kaset tapi hanya beberapa toko saja di Jakarta. Kadang-kadang saya membelinya dengan jumlah yang agak banyak langsung ke toko Suara Kenari, ke Koh Rudi bos yang memproduksinya di Jl. ABC Bandung. Rekamannya cukup bagus dengan menggunakan pita Maxell dan disain sampul kaset nya juga bagus, seragam dengan dasar warna putih dan tulisan Mona Lisa berwarna merah.

Disain sampul kaset yang juga bagus adalah rekaman Yess yang juga seragam dengan warna hijau muda atau biru muda yang warnanya sebelah bawah agak faded dengan memakai logo burung kreasi Roger Dean.
Roger Dean banyak merancang gambar cover LP terutama hampir semua album group Yes, dan beberapa album Osibisa, Budgie, Greenslade dll. Tentang Roger Dean ini sudah pernah pula dibahas oleh Aktuil No.113 tahun 1972 yang masih berharga Rp 100,-. Yess cenderung lebih banyak merekam musik-musik progressive. Sebenarnya yang paling saya sukai adalah rekaman Bootleg Records yang juga merekam musik-musik classic rock tapi rekamannya tidak begitu banyak, menurut saya disain sampulnya yang paling bagus dengan dasar putih dan garis bingkai sekelilingnya dan gambar tangan isyarat OK pada pojok kiri.

Ada lebih kurang 400 kaset yang saya miliki saat itu, sekarang tidak banyak lagi, masih ada beberapa karena sudah saya jual sebagian bukan karena tidak suka lagi musiknya tapi saya lebih konsentrasi mengkoleksi PH lagi pula kaset-kaset tersebut sudah jarang saya dengar/putar sampai ber-tahun2 lamanya, takut rusak dan saya juga sudah miliki PH nya yang lebih tahan bahkan yang belum ada rekaman kasetnya.
Ternyata kaset-kaset rekaman Bandung tersebut banyak dicari-cari orang sekarang ini dan harganya mencapai puluhan ribu rupiah per 1 kaset.

Kenapa PH? Hare geenee masih pakai PH? kata teman saya. Apakah tidak ketinggalan zaman ? Ya jelas ketinggalan zaman tapi saya ingin mengembalikan nuansa 70’s dulu karena waktu itu belum bisa beli PH dan turntable dikarenakan harganya mahal, masih barang lux, barang impor, orang-orang mampu saja yang memilikinya. Selain itu saya juga menyukai cover art dari PH-PH itu, ada rancangan Roger Dean, Hipgnosis, Andy Warholl dllsb, cover kaset atau CD kurang besar untuk menampilkan karya seni ini disamping itu sekarang PH sudah menjadi barang antik, ada beberapa yang ’high value’ dan banyak diburu para kolektor.slade-6

Dulu saya hanya bisa lihat cover PH-PH yang dipanjang di etalase toko-toko di Pasar Baru atau mendengarkannya dipaviliun rumah teman SMA saya Bambang Karbon, ada dua Bambang yang satu ini kulitnya agak hitam. Bambang suka ‘stone’ bersama teman-teman sehingga di memberi nama kelompoknya ’family stone’, hal ini tak usah diceritakan, takut dikira ada pengaruh dari baca Aktuil juga.

Sekarang ini, kaset, CD, DVD dan playernya betebaran dimana-mana, gampang di miliki asli atau bajakan, apapun jenisnya musiknya bisa bergema sampai ke pelosok-pelosok desa.
CD player lebih praktis tinggal pegang remote sambil tidur-tiduran dengarin musik dan bisa diprogram me repeat lagu yang sama, iPod lebih praktis lagi bisa dibawa kemana-mana tanpa perlu membawa Walkman dan kaset atau Discman dan CD lagi. Itulah teknologi berkembang terus tak terbayang sebelumnya dulu PH dikalahkan kaset, kaset dikalahkan CD dan CD dapat saingan dari Internet yang bisa men download lagu-lagu bermacam jenis ke iPod atau ke HP tak terbayang juga orang bisa menelpon dari tempat yang terpencil.

Kalau turntable tidak bisa dibawa kemana-mana kecuali yang portable, agak repot angkat-angkat arm, harus bersihkan plat dan jarumnya sewaktu-waktu tapi inilah proses yang menyenangkan bagi penggemarnya itulah seninya melihat medianya (PH) berputar disentuh oleh jarum dan mengeluarkan musik kalau iPod langsung terdengar musik dikuping medianya unvisual, cocok untuk penggemar musik yang senang berpergian.

Sekarang saya masih memiliki ± 600 LP dan ± 400 singles, jumlah ini tidak tergolong banyak jika saya bandingkan dengan kolektor-kolektor PH lain tapi saya agak selektif dalam mengkoleksi, LPdan covernya harus dengan grade/kondisi VG++, NM sampai M. Kondisi PH nya jelek akan menimbulkan suara yang kurang bagus dan juga bisa merusak jarum yang harganya cukup mahal.

Ada beberapa grade yang harus diketahui oleh para kolektor apalagi jika membeli atau menjualnya melalui eBay. Grade LP/covernya menurut majalah Goldmine atau Record Collector (majalah yang khusus diterbitkan untuk para kolektor PH) secara ringkas sbb : 1. Stil Seall (SS) atau Seal (S) : masih dalam plastik atau belum dibuka). 2. Mint (M) : mulus 3. Near Mint (NM) : hampir mulus 4. Very Good plus plus (VG++) : sedikit dibawah mint 5. Very Good plus (VG+) : dibawah VG++ 6. Good (G) : baik 7. Fair (F) : cukupan 8. Poor (P) : jelek.

Saya suka buka buka Aktuil lagi sebagai bahan referensi, mencari nama-nama group dan data-datanya sebelum atau sesudah mendapatkan PH nya, baca rubrik sorotan PH, close-up, Top Album/Singles, reportase group yang terkadang juga menyebutkan PH yang baru mereka rilis, single atau album baru yang sedang populer dan banyak sumber lainnya di Aktuil.

Saya juga punya PH group yang bernama ‘Black Oak Arkansas’ dengan vokalisnya Jim Dandy yang pernah diwawancarai alm.Denny Sabri di majalah Aktuil, saya belum pernah dengar lagu-lagunya diputar di radio-radio amatir dan juga sewaktu kaset masih melimpah ruah dulu (belum ada lisensi) sebelum kedatangan CD dan saya belum pernah lihat ada kaset group No. 194-atersebut yang mana menurut saya lagu-lagunya cukup bagus berirama southern rock dengan suara parau Jim Dandy, mungkin luput dari pengamatan saya barangkali. Banyak pula group-group lain yang diberitakan di Aktuil tapi musiknya tidak diputar di radio-radio amatir.

PH pertama yang saya beli on-line bukan melalui eBay, saya membelinya pada record store yang saya cari di ‘search engine’ Yahoo dan akhirnya ketemu yang menjual PH group Blond asal Swedia yang saya cari-cari itu, saya tahu 2 lagunya yang paling enak dan populer yaitu I Will Bring You Flower dan Lilac Years, CD nya sudah direlease,lagunya yang lain juga enak-enak saya pernah dengar dari CD alm.Sam Pontoh.
Nama toko piringan hitam itu California Album, dia punya 2 album Blond yang satu masih kondisi seal dan satu lagi white label yang biasanya untuk promosi/promotion copy, not for sale.blond-1

Saya ambil keduanya dengan harga $ 30 dan ongkos shipment $ 20 total $ 50, dengan kurs waktu itu Rp 10.000, inilah PH yang paling mahal saya beli selama jadi pengumpul PH, ± Rp 250 ribu satunya sebenarnya saya tidak mau beli PH kalau harganya terlalu mahal sekalipun itu group favorit saya tapi karena saya pernah baca di Kompas ada seorang kolektor bilang harganya mencapai jutaan rupiah maka saya tertarik untuk membelinya lagi pula 2 lagu diatas memang saya sukai, pernah dengar dari radio amatir dulu. Pembayarannya dengan traveller check karena PayPal belum memasukkan Indonesia sebagai membernya, masih di blacklist katanya banyak cader dari Indonesia (memakai card orang lain).

Setelah 10 hari PH sampai dengan selamat, saya ambil ke kantor pos karena dulu belum diantar sampai kealamat, kondisinya sesuai yang dijelaskan California Album saya senang mendapatkan PH itu. Setelah saya check di Internet yang mahal ternyata rekaman ‘original first pressing Fontana Swedia’ sedangkan yang saya beli rekaman Fontana America, covernya berbeda tapi menurut saya art cover rekaman Amerika lebih bagus tapi ya tidak apa-apa juga walau harganya tidak mencapai jutaan tapi ya cukup mahal, collector item juga. Ini pengalaman pertama, not too bad start.

Ada beberapa PH yang saya beli cash dengan memasukan dollar (setelah di tukar di money changer) ke dalam amplop dan mengirimnya pakai surat tercatat, kira 7 hari baru sampai dan PH baru dikirim jadi agak lama karena belum ada PayPal.

Ada satu PH yang saya order sebenarnya saya sudah punya tapi kurang glossy, album Supersession (Al Kooper, Mike Bloomfield dan Stephen Stills) musik dan lagu-lagunya enak, dan ada lagu favorit saya ‘You Don’t Love Me’, setelah terima ternyata gradenya tak seperti yang disebut di eBay oleh sellernya, saya email dan katakan saya kecewa dengan kondisi PH yang dikirim, tidak dijawab tapi saya tetap kasi dia feedback positif, lalu saya dikirim 1 PH yang lain lagi, saya juga kurang suka PH ini karena berirama funky, ya sudah.
Ada juga PH yang saya ‘bid’ hanya karena satu lagu favorit saja yaitu one hit wonder ’Wildflower’ dari Skylark group pertama David Foster, lagu ini ada dikaset kompilasi dan single 45 rpm tapi saya ingin PH yang Mint seperti ditawarkan, akhirnya menang dengan harga sedang.

Sedangkan yang Still Seal (SS) adalah album ’Mom’s Apple Pie’ – S/T (same title) belum dibuka sampai sekarang masih sayang lagipula saya sudah pernah dengar lagu-lagunya yang lumayan bagus berirama brassrock dengan foto personil 10 orang di cover belakangnya. Cover album ini cukup kontroversial karena bergambar seorang nyonya membawa kue yang sudah diiris di bagian depan, berbentuk segitiga berwarna merah apabila diteliti bekas irisan tersebut menggambarkan (maaf) female genitale dan ada cairan yang menetes (yang ingin melihat cover art bisa cari di search engine Google dengan kata kunci seperti nama group diatas, judul Every Cover Tells a Story) akhirnya sebagian dari album ini di banned bagian irisan ditutup dengan gambar bendera Amerika.

Ongkos kirim 1 PH ke Indonesia sekitar $15, untuk mengurangi harga/biaya lebih baik mengorder lebih dari 1 PH karena biaya pengiriman PH berikutnya sekitar $4.

Kita harus hati-hati membaca description terutama tentang grade PH yang mau dibeli, tapi semua PH yang saya dapat kan hampir semua kondisi Mint (M) atau Near Mint (NM) sesuai yang diinformasikan sellernya diantaranya 3 album Van Der Graaf, 4 album Savoy Brown, Jimi Hendrix, Johnny Winter, Skylark, Brainbox, Blond, Colosseum, Alvin Lee dll. Dikirimya dengan record mailer (pembungkus khusus untuk PH) yang didalamnya dilapisi bubble plastic dan karton untuk proteksi supaya jangan rusak dalam perjalanan/pengiriman. Waktu mengirim PH yang saya jual saya manfaatkan record mailer bekas ini, saya balik bagian dalam yang masih bersih dan tulis alamat tujuan serta alamat kirim (alamat saya) lalu kirim pakai registered mail.

Itu beberapa pengalaman membeli sekarang pengalaman menjual PH melalui iklan di internet, waktu itu saya tawarkan sebanyak 200 PH sebagian besar musik rock dengan kondisi cukup bagus seharga Rp 5 juta, cukup murah saya rasa, beberapa hari kemudian ada yang telpon, seorang yang bekerja di konsultan (namanya tidak disebutkan), tolong fax kan listnya pak, katanya dan saya fax segera karena sudah punya list PH yang akan dijual tersebut. Dia bilang mau datang kerumah mau lihat-lihat dulu. Pada hari libur dia datang bawa Honda Jazz dari Sentul, setelah lihat-lihat dia bilang, ‘O ini banyak saya tau  musik nya sewaktu saya kuliah dulu’ tapi saya yakin banyak juga dia yang tak tau karena bukan jenis musik era dia.

Dia bilang ‘biar saya ambil semua nya pak Eddy saya belum banyak punya PH dirumah saya hanya punya turntable dan sound sistim peninggalan bapak saya’. Saya tanya apa merek turntable, amplifier dan speaker nya? Dia bilang turntable Lin Sondex, amplifier dan speaker  merek Tannoy yang berkelas juga.

Saya agak kaget juga karena merek-merek tersebut yang banyak diidam-idamkan para kolektor PH yang harga barunya bisa mencapai diatas Rp 10 juta. PH-PH tersebut segera dimasukkan di jok belakang mobil, dibawa dan menjadi koleksi nya.

Mungkin saya bukan kolektor PH sejati karena pernah menjual juga tidak seperti teman-teman lain, pernah ada teman kolektor, kami memanggilnya Junjungan, tinggalnya didaerah Mangggarai, dia pernah bilang begini ’kalau nanti saya jatuh miskin baru saya jual PH saya’, tapi akhirnya PH koleksi kesayangan nya tersebut dijual juga tapi oleh istrinya ke pedagang di Jl. Surabaya karena bukan jatuh miskin tapi dia meninggal dunia, saya terlambat untuk memperoleh beberapa PH-PH tersebut karena setelah beberapa bulan baru saya tau dia telah meninggal dan dipedagang tersebut sudah tidak ada yang tersisa.

Saya juga pernah barter PH dengan beberapa teman salah seorang teman bernama Sam Pontoh yang saya kenal di taman Urip Jatinegara dia tau banyak lagu-lagu dan group-group lama, suka koleksi kaset dan CD dari group aneh-aneh, Sam tidak punya turntable tapi dia suka juga mengkoleksi PH, kami sering diskusi tentang musik dan group-group classic rock.

Yang saya barter biasanya yang double dengan kondisi yang hampir sama bagus dengan yang saya miliki ada juga yang tidak double karena Sam bisa bujuk-bujuk saya yang akhirnya dilepas karena pertimbangan sudah teman akrab. Setelah barter ternyata ada beberapa diantaranya yang bernilai tinggi setelah lihat di eBay diantara nya Incredibe Hog Vo.1, rekaman Dart made in UK dan yang tidak double Ellis, Love Affair (New Day) Shark Move groupnya Benny Subarja dan Kus Bersaudara (dijual Sam lagi seharga 300 ribu).

Sam Pontoh akhirnya meninggal dunia juga dan beberapa bulan kemudian saya coba menghubungi adik perempuannya yang merawat koleksi-koleksi peninggalannya itu, saya bilang mau beli lagi PH-PH yang dari saya tersebut, sayang adiknya tidak mau melepaskannya padahal dia tidak suka musik-musik jenis itu. Apa boleh buat saya tidak bisa memaksanya. Incredible Hog akhirnya saya dapatkan lagi tapi yang rekaman Telefunken made in Germany.

PH Leaf Hound rekaman Decca, made in UK saya dapat bukan di Jl. Surabaya tapi di toko Koh Iwa lantai 2 di pasar Cikapundung Bandung beberapa tahun lalu, ada beberapa PH saya dapatkan disana termasuk album ’Winter Harvest’ dari Golden Earring yang musiknya masih terpengaruh Beatles.
Akhirnya PH Leaf Hound tersebut perpindah tangan juga ke seorang anak muda yang saya kenal di Jl. Surabaya juga, dia tidak sering kesana, selesai berkenalan dia tanya ’bapak punya PH Leaf Hound nggak’ saya bilang ’ada dirumah, ’mau nggak barter dengan beberapa PH classic rock ’ katanya, saya bilang ’bawa saja nanti saya lihat dulu PH nya’.

Beberapa hari kemudian dia datang kerumah membawa 4 PH yang mau di barter yaitu King Crimson album In The Court Of Crimson King, Caravan album In The Land Of Grey And Pink, The Stooges album Fun House dan Cream album Disraeli Gear dan 1 CD Leaf Hound rekaman Repertoire, saya perhatikan kondisinya mulus semua. Akhirnya saya setuju karena dia juga kasi CD Leaf Hound tersebut tapi dia minta tambahan satu album lagi, dan ambil PH Charlatan psychedelic group dari San Fransisco.

Saya pikir saya untung dalam barteran ini, waktu itu saya belum ’merambah’ di eBay/internet. Setelah mengenal eBay saya cari di search engine nya group Leaf Hound dan Charlatan tadi berapa nilai jualnya dan ternyata harganya mencapai diatas $ 200 satunya.
Saya melongo rupanya anak muda itu sudah lama ’menglanglang’ di internet/eBay dan saya amati 4 PH yang dibarter kelihatannya dibeli melalui internet juga.

Setelah beberapa tahun setelah kejadian itu PH Leaf Hound saya dapatkan lagi tapi bukan rekaman Decca melain kan Telefunken made in Germany dengan kondisi yang cukup baik.
Sebenarnya rekaman awalnya adalah rekaman Telefunken ini, gambar covernya berbeda dengan cover rekaman Decca tapi harga yang lebih mahal adalah rekaman Decca dengan design cover personil band dilukis seperti gambar karikatur sampai sebetis sedangkan cover rekaman Telefunken dasar warna hitam dengan gambar hanya kepala personil band yang juga seperti karikatur.

Banyak pula pengalaman yang ’mendebarkan’ selama hunting PH di Jl. Surabaya Jkt, akibat keduluan orang, sewaktu saya datang ke salah satu kios Ismail ada sesorang yang sedang tawar menawar PH Cuby+Blizzards album Sometime saya juga mengincer album tersebut dengan pura-pura melihat PH-PH lain di kios itu, mudah-mudahan orang itu tidak jadi membeli, benar akhir nya dia pergi, PH itu langsung saya pegang saya lihat cover dan PH nya cukup mulus tapi belum saya bayar, harganya menurut saya pantas akan saya bayar nanti setelah saya selesai cari-cari PH yang lain.

Saya gembira sekali mendapatkan PH ini karena Cuby+Blizzards adalah termasuk group favorit saya, tapi kegembiraan saya berakhir sewaktu orang itu datang lagi, dia bilang ke pedagang ’pak saya jadi ambil PH yang tadi’ saya sedikit gemetar saya bilang ’saya yang mau beli’ orang tadi kelihatan ngotot ’emang kamu suka group itu? dalam hati saya berkata’ bukan suka lagi sudah lama saya cari cari PH ini’. ’Ya suka’ saya bilang agak ngotot pula sambil memandangnya tajam, PH tersebut saya pegang erat, akhirnya dengan berat hati saya berikan setelah yang punya kios bilang ’sudahlah kasikan ke bapak ini dia yang tawar duluan situkan belum bayar’.

Saya agak geram, menurut saya dia bukan kolektor PH tapi dia tau group/musik group itu, sebenarnya dia mau cari kaset atau CD, baru sekali saya lihat dia di Jl. Surabaya dan tidak pernah muncul lagi sampai sekarang tidak seperti yang lain yang sering saya lihat mondar-mandir apalagi di hari libur.
Sering berkunjung ke ’flea market’ yang terkenal ke manca negara itu membuat koleksi PH saya makin banyak dan saya berkenalan dengan beberapa kolektor-kolektor PH, CD dan kaset yang juga suka hunting kesana seperti Oscar Motulloh, Ali Gunawan, Zaindra, Achyar, Junjungan, Akman Sinaga, Iwan Padang, Akbar dll, tapi saya yang sampai sekarang masih suka berkelana kesana yang lain sudah jarang.

Ada lagi pengalaman lain, hampir sama dengan diatas, saya terlambat datang juga ke kios Nadi disitu sudah ada beberapa ada muda yang cari-cari PH juga, kelihatan mereka belum banyak tau group-group lama, ada beberapa album yang sudah mereka pilih, terus Nadi bilang ’ini ada group bagus, group lama’ sambil menyodorkan album A Step Further dari Savoy Brown (salah satu group bluesrock favorit saya dengan lead gitaris nya Kim Simmonds), ke salah seorang anak muda itu, dia bolak-balik lihat covernya. ’bagus tuh, lagunya enak-enak, coba tanya sama bapak ini’ kata Nadi sambil nunjuk saya, saya diam saja, berdebar, saya belum punya dan ingin memilikinya album itu juga.

Nadi lalu stel PH tersebut, anak-anak muda itu rupanya tertarik juga setelah dengarin lagu tersebut akhirnya PH itu jadi diambil, saya agak lemas, saya bilang sama itu anak’ coba liat’, belagak pura pura tidak tau, saya dikasi liat, cover dan PH nya cukup mulus juga. Terus sewaktu rombongan anak-anak muda itu mau pergi sempat saya tawarkan ’mau nggak barter dengan beberapa PH’ berharap masih bisa memiliki album tersebut, mereka bilang mau nikmatin dulu musiknya nanti telpon saja kerumah sembari kasi nomor telpon.

Setelah rombongan itu pergi, saya bilang Nadi ’Nad kenapa nggak dikasi ke saya? dia bilang’ saya kira pak Eddy sudah punya, kan pak Eddy banyak koleksi PH group-group lama?’ ’yang itu saya belum punya Nad! kata saya. Saya coba hubungi telpon yang diberikan tapi selalu dijawab orangnya tidak ada dirumah atau saya pembantunya, ya sudah bukan milik. Akhirnya PH Savoy Brown seperti itu dapat juga saya miliki tapi melalui eBay tentu saja dengan harga yang lebih mahal.

Cerita lainnya begini, setelah beberapa lama tidak berkunjung saya datangi kios Lian disitu ada seseorang mungkin seusia saya kelihatannya dia baru mulai mengumpulkan PH karena baru saya lihat ada disana, dia sudah mengambil beberapa PH, terus saya bilang ’coba lihat pak’ saya dikasi lihat ternyata diantaranya ada album yang sudah lama saya cari-cari dan kondisinya mulus juga, album Taste – On The Board, gitarisnya favorit saya Rory Gallagher (rip), saya sedikit termangu sambil memegang PH itu kenapa saya tidak duluan datang kalau duluan tentu saya yang akan memperolehnya.

Orang itu bilang ’ini enak main gitarnya’ sambil menunjuk PH yang saya pegang tersebut, saya sudah tau, sudah dengar lagu hitnya ’What’s Going On’ dulu dan pernah baca reportasenya di majalah Aktuil no.64-1970 ’Taste On Tour’, kalau dia baru tau sekarang. Setelah orang itu pergi saya tanya sama Lian kapan dapatnya PH itu dia bilang, sudah agak lama juga katanya. Inilah akibatnya kalau jarang-jarang berkunjung, group dan PH-PH yang bagus cepat lenyapnya, tapi saya rasa saya juga sering mendului orang orang.

Pengalaman yang ’most excited’ senang luar biasa yaitu sewaktu mendapatkan PH-PH langka yang dicari-cari, group-group favorit dan dalam kondisi mulus pula walaupun jarang jarang terjadi, bisa didapat karena sering sering hunting dan sehingga tidak keduluan peminat-peminat lain.
Yang sangat menyenangkan sewaktu saya mendapatkan PH seperti, Leaf Hound (S/T), Bloodrock (3), Captain Beyond (S/T), Incredible Hog (Vol,1), Chicken Shack (Accept), Golden Earring (Wall Of Dolls), Humble Pie (Rock On), Climax Chicago (S/T), Armageddon (S/T), Wally (S/T), Blind Faith (S/T), Wishbone Ash (Pilgrimage), Grand Funk (E Pluribus Funk), Khan (Space Shanty) dan banyak lagi termasuk plat-plat penyanyi-penyanyi Indonesia, semuanya dalam kondisi VG++ dan Mint dengan harga yang reasonable.

Pengalaman lainnya, waktu saya lihat pemilik toko di satu kios baru dapat PH langsung saya lihat dan ambil beberapa yang bagus-bagus, ada satu PH yang belum saya ambil yaitu Caravan album Better By Far karena uang tidak cukup dan saya malu berhutang, saya selipkan PH tersebut ditumpukan yang kira-kira susah dilihat orang, nanti saya akan ambil, beberapa hari kemudian saya datang ke kios tersebut cari PH itu ternyata sudah tidak ada ditempatnya saya cari ditumpukan lain juga tidak ada saya ceritakan ke teman yang juga kolektor PH, dia sering cari-cari, mengaduk-aduk tumpukan PH, dia bilang dia yang ambil ya apaboleh buat dia juga suka, saya agak menyesal, salah perkiraan, saya kira PH tersebut tak akan ditemukan secepat itu.

Ada 4 singles (45 Rpm) sixties yang sudah sangat lama saya cari-cari yaitu Rob Hoeke (Doublecross Woman/Babe I’m Gonna Leave You), The Troggs (Give Something/Easy Loving), The Casuals (Sunflower Eyes/So Tough), Thunderclap Newman (Something In The Air/Wilhelmina).
Semua single itu ada di jual di internet tapi harganya mahal, seller rata-rata pasang harga $ 15-20 tanpa ongkos kirim sebesar $ 7, saya masih berharap masih bisa didapatkan di sini.

Ternyata benar, setelah cukup lama hunting akhirnya 2 dari 4 single tersebut mendarat juga di kios Aris yaitu Rob Hoeke dan The Troggs bahkan Rob Hoeke dapat 2 buah singles yang sama, ada 10 singles yang saya dapatkan waktu itu diantaranya, Golden Earring (Remember My Friend/ A little bit Peace…), Kasenetz Katz (New York Woman/Run Joey Run) gradenya VG++. Dan NM.rob
Saya juga masih berharap singles The Casuals dan Thunderclap Newman masih bisa saya dapatkan, saya punya LP The Casuals – Hour World tapi kondisinya jelek walaupun masih bisa dengar lagu pop favorit Sunflower Eyes yang durasinya kurang 3 menit yang mana menurut saya lagu ini lebih enak dari Jesamine yang mendunia itu sedangkan lagu-lagu lainnya tidak begitu enak.
Lagu ’Something In The Air’ ada juga pada album Thunderclap Newman – Hollywood Dream yang saya miliki tapi saya ingin punya koleksi single (45 Rpm) ini juga.

Pengalaman lainnya yang ‘hampir memecahkan rekor’ sebagai berikut, sewaktu datang ke satu kios saya lihat ada PH yang disain sampulnya unik, bisa dilipat kayak origami tanpa ada sambungan, groupnya tidak terkenal tapi saya belum mengambilnya saya lihat selama beberapa hari masih ada disana, saya perhatikan lagi, rekaman asli Vertigo, swirl label, UK pressing tahun 1971, cukup mulus, lalu saya putuskan untuk mengambilnya.
Saya cari informasi di internet ternyata itu PH langka banyak dicari oleh para kolektor, tapi saya tidak tau seberapa tinggi nilainya, saya simpan beberapa bulan, saya tidak begitu suka musik progressivenya yang agak aneh dan akan menjualnya melalui eBay nanti.

Waktu buka eBay saya lihat ada seller lain yang sedang menjual PH seperti itu dengan auction (lelang) dengan masa lelang tinggal 3 hari lagi, bidder sebanyak 8 orang dengan penawar tertinggi $ 125, lalu segera PH tersebut saya list di eBay dengan harga $ 150 dengan But It Now (bukan lelang) perkiraan saya harga ini sudah cukup tinggi, hanya dalam tempo kurang dari 2 menit setelah saya list PH tersebut langsung hilang di list eBay di book sesorang bernama Erik dari Belanda.
Dia tidak langsung bayar melalui PayPal, saya di email berkali-kali tentang PH itu secara detail apakah benar orisinal dan made in UK, saya bilang iya. Untuk meyakinkannya saya e-mail foto PH tersebut karena saya tidak memajang foto PH tersebut di eBay sewaktu di list.

Besoknya saya pantau lagi seller yang menjual PH yang sama dengan yang punya saya itu, dua hari sebelum masa lelangnya berakhir saya kaget ternyata sudah 11 bidder dengan penawar tertinggi sudah mencapai $ 600 melihat nilai jual ini sebenarnya saya bisa cancel penjualan saya dengan Erik karena dia belum transfer tapi saya merasa tidak enak karena dia sudah ’commit tu buy’ lagi pula saya baru pertama kali jual PH melalui eBay takut feedback saya negatif dan dicoret eBay dari keanggotaannya, buyer maupun seller harus menjaga feedbacknya kalau ingin bertransaksi di eBay karena % feedback bisa menimbulkan kepercayaan atau tidak.
Setelah Erik yakin saya tidak akan menipunya lalu uang di transfer melalui PayPal dan saya kirim pakai record mailer bekas yang saya miliki dari pembelian PH dari luar, dikirim pakai register mail, ongkos kirim ditanggung pembeli sebesar $ 15 untuk 1 PH atau tergantung beratnya.

Dan yang paling mengagetkan membuat saya terpaku didepan komputer pada menit-menit terakhir masa lelang seller tersebut ada 15 bidder dengan nilai terakhir $ 1045 (sekitar Rp 10 juta) dan dimenangkan oleh kolektor PH dari Rusia, saya gigit jari, coba saya jual PH saya bukan dengan ’But It Now’ dengan harga jual $150 tapi dengan lelang seperti itu tentu saya akan mendapatkan uang yang cukup besar pula.
PH saya sudah terbang ke Belanda sekitar ± 10 hari Erik sudah terima dan senang sekali mendapatkannya dan saya diberi feedback positif.
Saya tidak habis pikir kalau ada orang yang berani beli PH dengan harga setinggi itu, penasaran buka lagi internet cari informasi lagi dan ternyata memang benar PH itu ’rarest record’ dan diperkirakan kurang dari 100 buah yang masih ada saat ini.

Saya sempat merenung tidak mungkin lagi saya menemukan PH yang sangat langka ini tapi ya siapa tau kalau memang rezeki. Kalau saja ada 1 atau 2 lagu di PH itu yang saya sukai, tentu belum secepat itu saya jual. Dan saya juga berangan-angan seandainya saya memiliki 50 PH saja dari semua koleksi yang ada seharga segitu tentu saya akan mendapat uang yang lumayan banyak.

Data hasil transaksi saya dan juga seller itu di eBay saya print untuk dokumentasi. Setelah kejadian itu saya lebih hati-hati dalam menjual PH melalui eBay saya cari dulu informasi berapa nilainya. Saya belum memiliki majalah Goldmine dan Record Collector (majalah khusus kolektor PH) yang membuat list PH-PH langka beserta nilai jualnya harga majalah ini cukup mahal kalau beli melalui eBay diatas Rp 500 ribu+ongkos kirim.

Nilai PH langka ternyata memang tinggi, single 45 rpm yang cuma ada 2 lagu harganya ada yang mencapai $ 1800 (sekitar Rp 16 juta) di eBay dan banyak yang bidding.
Kadang-kadang bertanya dalam hati, seperti apa status sosial orang yang berani membelinya dengan harga demikian tinggi, yang pasti sangat kaya dan kolektor maniak.

Setelah beberapa bulan saya coba lagi jual PH yang saya anggap langka di eBay saya list tidak banyak-banyak dulu cukup 3 atau 4 PH tanpa foto (sebaiknya pakai foto) untuk lebih meyakinkan calon pembeli, menyebutkan detailnya secara jelas terutama tentang grade/kondisi PH, harga dan cara bayarnya, berapa shipment costnya dari Indonesia, lelang (auction) atau langsung beli (Buy It Now).

Ada 30 PH yang saya jual baik melalui eBay maupun yang langsung ke buyer dengan nilai penjualan sekitar Rp 20 juta rupiah, cukup lumayan dengan harga rata-rata Rp 600 ribu lebih per 1 PH.
PH yang telah saya jual : 3 ke Belanda , 6 ke Jerman (3 tidak melalui eBay), 1 ke Junani, 1 ke Inggris, 2 ke Rusia, 1 ke Ukraina, 2 ke Amerika dan paling banyak 15 (12 tidak melalui eBay) ke Korea Selatan.
Yang tidak melalui eBay atau langsung ke pembeli biasanya setelah mereka puas dengan kondisi PH yang kita kirim lalu kita di email apakah masih ada PH-PH yang lain yang kita miliki dan tergolong rare, lalu di list beberapa PH dengan menyebutkan grade dan harganya setelah itu mereka pilih.

Yang langsung ke buyer pembayaran tetap melalui PayPal. Rata-rata mereka cukup puas dengan kondisi PH yang saya kirim dan saya selalu di kasi feedback positif, feedback saya masih 100% di eBay sampai saat ini.

Yang paling mahal dijual 1 PH yang dibeli John W. Hagelston kolektor dari Burbank Amerika seharga $350, 2 PH yang dibeli Gerhard kolektor dari Jerman, masing-masing dengan harga $ 203 dan $ 169, dan 1 PH yang dibeli Erik dari Belanda $ 150 sedangkan yang lain saya jual dengan harga bervariasi, paling murah $ 30 dan yang paling banyak dibeli oleh Soonpyo dari Korea Selatan.

Hampir semua PH yang dijual bukan artis dan group-group populer, tapi justru PH yang termahal adalah group yang sangat sangat populer dan sering disebut-sebut orang walau saya sudah menjualnya saya harap PH langka ini masih ada yang menyimpannya dan tidak akan menjualnya sekalipun mereka tahu harga jualnya cukup tinggi. Disatu pihak saya senang bisa menjualnya PH tersebut dengan harga lumayan tapi dilain pihak saya sangat sedih kehilangannya. Forgive me!.
Saya menjual PH termahal tersebut dengan ‘Buy It Now’ bukan auction setelah di ‘book’ oleh John lalu saya email dia karena saya agak kaget juga dia yang memenangkannya ‘Hi John, I’d surprised how did you know about…(sebaiknya nama group tersebut tidak saya sebutkan), lalu email saya dibalasnya ‘I saw (this group) albums in a rare record collector’s book a few years back, and have been looking for them ever since’

Saya merasa lega PH yang dikirim diterima dalam kondisi baik, tidak rusak dalam pengirimannya, saya dikasi feedback positif dan di beri komentar oleh John ‘Reliable international dealer. Thanks for a cool LP!’
Sebelum pembayaran ditransfer saya pernah di email John tentang kondisi PH dan covernya, karena foto PH yang saya tampilkan di eBay kurang terang warnanya, saya bilang itu karena hasil foto yang kurang bagus.
Saya juga memberi jaminan jika dia nanti kecewa dengan kondisi PH yang harganya lumayan mahal ini dan saya kirim email ‘Hello John, if you not satisfy with the LP/cover condition that I’ve told you before please send back to me and I’ll send your money back too’

Ada rasa ke khawatiran bila barang yang harganya cukup mahal kondisinya tidak sesuai yang diinginkan, membuat kecewa pembeli dan kita bisa diberi feedback negative, jadi kita harus tahu betul tentang grade barang yang akan dijual/beli. Transaksi online harus berdasarkan saling percaya antara buyer dan seller.
Ada fee untuk eBay jika kita memasang iklan berikut gambar dan apabila barang terjual, tapi tidak besar.

Setelah 5-7 hari proses di PayPal baru uang masuk account Bank kita, korespondesi antara seller dan buyer melalui email misal nya tentang apakah barang sudah dikirim, atau diterima dllsb. Walau semua transaksi terdata di eBay tapi tetap saya print untuk dokumentasi.

Belum lama ini teman saya bilang temannya pernah menjual 1 PH seharga ± Rp 23 juta, percaya tidak percaya tapi bukan tidak mungkin ada kolektor PH yang fanatik, sangat kaya dan sudah bingung uangnya mau dikemanain, mau beli apa lagi, jangankan koleksi PH koleksi barang-barang bernilai milyaran pun bisa.
Berarti nilai jual 1 PH dia melebihi 30 PH yang pernah saya jual dan mungkin dia pemegang rekor penjualan tertinggi PH di Indonesia dan bisa masuk MURI.

Mengenai koleksi CD, tidak banyak ada beberapa saja yang original, yang banyak hasil ‘burning’ dari koleksi CD Iwan Padang ada sekitar lebih 300 group 70’s yang tidak begitu dikenal (obscure) tapi banyak dicari oleh para kolektor dan collector item. Iwan dapat dari hasil bidding di eBay ada juga yang langsung beli ke seller nya, dia kelihatan sudah keranjingan nge ’bid’ group-group classic rock yang namanya aneh-aneh. Itulah susahnya hobi bisa mengeluarkan dana besar juga untuk menunjangnya, 1 CD ada yang berharga lebih dari 200 ribu, kalau finasial memungkinkan ya tak apa-apa juga sebagai investasi (bagi yang ingin menjualnya lagi) siapa tau nanti CD jadi barang langka dan harganya mahal juga.

Bagi saya belum sanggup oleh karena itu saya putuskan untuk menduplikasinya untuk dipakai sendiri bukan untuk dikomersilkan takut dicap sebagai pembajak tapi setiap orang bisa saja jadi pembajak karena software nya ada dan kwalitas CD dari hasil ’pembakaran’ ini cukup bagus hampir sama dengan aslinya, covernya pun bisa 90% mirip asli setelah di scan dan dicetak (ini bukan saran atau anjuran), ini contoh bentuk dari kemajuan teknologi.

Demikian pengalaman selama menekuni hobi koleksi musik yang mana peran Aktuil dulu cukup besar memperkenalkan group-group rock tersebut dan mudah-mudahan ada yang berminat juga untuk jualan di eBay bisa dalam bentuk barang-barang selain PH seperti yang saya lihat ada seller dari Yogyakarta dan Bandung yang telah menjadi ’power seller’ dengan transaksi ratusan kali dengan nilai jual cukup besar dan juga teman saya Iwan tadi yang bisa menjual kaset musik seharga hampir Rp1 juta /1 kaset. Fantastis!

Bulan November 2008 ini PayPal sebagai sarana pembayaran antara penjual dan pembeli sudah meningkatkan pelayanannya dengan menggunakan bahasa Indonesia disamping bahasa-bahasa lainnya untuk lebih memudahkan para penggunanya dan siapa tahu eBay juga menyusul menggunakan bahasa Indonesia.
Ayo rame-rame jualan di eBay dengan bermacam-macam kategori barang baik baru maupun used apalagi disaat kurs dollar tinggi. (Eddy Nasral)

lp-3Viny-3

2 Responses to "Aktuil, Music And Me’"

haha kynya saya tau record vertigo label yg dimaksud. inisial TL bukan? gilaaa klo kondisi ex/nm, 150 mah murah bgt! gw bayarain cash! btw nemu dimana tuh bang kok bisa hoki dptnya?

trus record paling mahal yg pernah dijualnya grup lokal pasti ya? ah ngerti deh..

iya betul…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: