Windyna’s Blog

’Gondewa Double Six (66) alias Deddy Suardi’

Posted on: June 3, 2009

The Best Indonesian Cartoonist Ever (even untill now).

Semua redaksi Aktuil handal dalam bidang dan tugasnya masing-masing sebagai reporter, fotographer ,design cover/lay out, sebagai karikaturist dan bahkan ada juga yang allround. Judul artikel diatas adalah nama samaran dan nama asli dari karikaturist majalah Aktuil yang saya anggap karikatur-karikaturnya punya nilai seni tinggi dan gelar yang saya berikan padanya. Banyak yang telah mengulas tentang majalah Aktuil sekarang saya coba mengulas tentang karikatur Gondewa 66 yang ada di majalah tersebut yang juga merupakan salah satu daya tarik majalah ini pada awalnya.

Karikatur-karikatur karya Gondewa 66 ini banyak terdapat di Aktuil nomor 100 ke bawah, sekitar tahun 1967–1972 dan tidak selalu ada disetiap penerbitan, biasa nya karikatur ini ada hubungannya dengan artikel-artikel seperti ’ Mari Kita tanya Computer, Aktuil’s Test, Cerpen, Aktuilscope, Antara Timur dan Barat yang berisi 1 lagu Indonesia dan 1 lagu Barat dengan judul hampir sama artinya. Tapi pada rubrik ’Mari Kita Tanya Computer’, ‘Aktuil’s Test’ dan ’Antara Timur dan Barat’ lah karikatur Gondewa Double 66 sering ditampilkan.gond-d

Jauh jauh hari sebelum saat ini dimana banyak orang sering menyebut-nyebut kata komputer, Aktuil telah lebih dulu menyebutnya melalui rubriknya itu. Sayangnya rubrik-rubrik yang menarik ini tidak ditampilkan seterusnya oleh Aktuil, mungkin porsinya di berikan ke pemberitaan musik yang lagi rame saat itu. Menurut pengamatan saya karikatur Gondewa 66 yang ada di majalah Aktuil ini lucu-lucu, sangat artistik, dekoratif dengan banyak hiasan-hiasan, rame, jelas terlihat pengaruh hippy, flower people (memang lagi masanya), dengan hiasan bunga bungaan dikostum tapi bercirikan orang Indonesia.gond-e

Pada saat itu sudah ada beberapa kartunis yang saya lihat karyanya dibeberapa majalah yang cukup populer dan oplag cukup besar pula seperti Varia, Selecta, Tjaraka dan di beberapa majalah lainnya tapi karya mereka ini sangat sederhana sekali, kurang artistik. Beberapa tahun kemudian setelah saya membaca artikel Aktuil No.91 tahun 1972 ’Who’s Who versi Aktuil Dirty Dozen + One’ yang berisi foto dan data pribadi para redaksi Aktuil bikinan Remy Sylado baru saya tahu, ternyata penciptanya cebolan ASRI yang mana tentu saja bisa menciptakan karya seni yang berkwalitas walaupun dalam bentuk karikatur, nama aslinya Deddy Suardi.

Bapak ini memakai nama samaran Gondewa 66, pernah juga Violet Gagal tapi yang sering digunakan sebagai trade mark adalah Gondewa 66. Saya rasa bukan hal yang mudah untuk menciptakan suatu karya seni berbentuk karikatur ini, beda dengan illustrator yang menggambarkan bentuk orang menyerupai anatomi aslinya. Apalagi menciptakan karikatur yang mempunyai ciri yang khas seperti karya Gondewa 66 ini tentu memerlukan bakat, keahlian, kreasi, ide-ide dan imajinasi yang tinggi juga. Cukup banyak juga saya melihat kartun-kartun di majalah-majalah termasuk Mad tapi karya Gondewa 66 berbeda, sangat komunikatif sesuai dengan artikel yang disampaikan.Saya perhatikan garis-garisnya tegas, pasti, saya kira gambar langsung/sekali jadi tanpa sering-sering mengunakan penghapus untuk pemberkaiki gambar supaya kelihatan lebih bagus.gond-i

Bersama ini saya tampilkan beberapa karikatur Gondewa 66 ini yang saya copy dari beberapa majalah Aktuil, ada sekitar 24 gambar yang saya kumpulkan tapi beberapa yang bisa diperlihatkan pada pembaca, saya juga punya keinginan mengumpulkan semua karya karya pak Deddy yang ada di majalah Aktuil tapi rasanya susah menemukan Aktuil dibawah nomor nomor 100 tersebut saat ini. Mudah-mudahan pak Deddy masih mempunyai arsip semua karya-karyanya tersebut. Adapun karikatur-karikatur pak Deddy yang saya kumpulkan ada pada artikel sbb :

1. Tujuh Tjara Menaklukkan Wanita Untuk Memperoleh Gelar Lady Killer.

2. Perlukah Hidup Bersama Sebelum Nikah ?

3. Kontes Imitasi-Tak Punja Harga Diri oleh Remy Sylado.

4. Tjalon-Tjalon (Cerpen) oleh Remy Sylado.

5. Bajangan Bulan (Cerpen) oleh Abdul Hadi WM.

6. Tidur Duluan Risiko Belakangan oleh SS.

7. Bagiku Midi Yes! Mini No!.

8. Aktuil’s Test – Apakah Anda Orang Supel ?.

9. Aktuil’s Test – Bagaimana daja tarik anda terhadap pria?.

10. Aktuilscope untuk pertengahan Mei s/d Djuni ’69.

11. 10 Metode untuk mendapatkan balasan surat dari Popstar favorite Anda.

Dari ’Mari Kita Tanja Computer’ :

1. Pertanjaan oleh Linda R Santoso : Apakah akibat seandainja anggota redaksi Aktuil ditambah dengan sorang bantji ?.

2. Pertanjaan oleh Mita Ch Jatie : Bagaimana seandainja kaum Hippies mangalihkan markas besarnja dari San Fransisco ke kota Bandung jang mempunjai djulukan kota Kembang?.

3. Pertanjaan oleh Frans : Apakah keuntungan dan kerugian bila dalam suatu negara hukum jang demokrasi ’Rule of Law’ benar benar didjalankan?.

4. Pertanjaan oleh Willy Wirakusuma : Apakah jang akan terdjadi seandainja emansipasi wanita melampaui pria dalam segala bidang?.

5. Pertanjaan oleh F.C Utarjono : Bagaimana seandainja dikota Mr.Computer (Bandung-red) terdapat Nudist Club dengan anggota jang tjukup besar?.

6. Pertanjaan oleh Rudi Suardi : Apa jang terdjadi apabila generasi muda Indonesia 100% berpikir rasional dalam segala persoalan?.

7. Pertanjaan oleh Andy Sondjaja : Apakah jang akan terdjadi seandainja operasi transplantasi (pentjangkokan) organ-organ tubuh manusia madju pesat sehingga setiap organ dapat ditjangkokkan/diganti dengan orang lain atau binatang?.

8. Pertanjaan oleh Muchdor Robyn : Apakah jang akan terdjadi sebagian pemuda-pemuda kita mendjadi bantji?

Dari ’Antara Timur dan Barat’ : dengan lagu, 1. Tjintaku/My Love 2. Tiada Harapan/Hopeless, 3. Yang Terakhir/The Last Time 4. Bila Ingat Padamu/Think About You dan 5. Satu karikatur grup band The Singas. Total 24 karikatur yang baru saya kumpulkan, karikatur berukuran agak besar dan yang paling rame, meriah adalah di Aktuil’s Test. Pertanyaan dan jawaban ‘Mari Kita Tanja Computer’ lucu-lucu apalagi karikaturnya.

Karena keterbatasan space diblog ini saya tampilkan beberapa saja karya Gondewa 66 dengan tidak menyertakan artikelnya yang seharusnya juga ditampilkan karena artikel berhubungan dengan karikatur. Seandainya pak Deddy ini terus berkarya sampai sekarang tentu dia juga bisa menerbitkan beberapa buku kumpulan karikatur hasil karyanya seperti yang dilakukan oleh kartunis-kartunis asing yang sekarang juga sudah diikuti oleh kartunis-kartunis Indonesia.gond-f

Aktuil tidak saja membuat revolusi dalam penyampaian berita berita (terutama musik) dan desain cover, lay out tapi juga revolusi dalam bentuk karikatur. Saya bukan ahli pengamat seni tapi seorang awam tentang seni juga bisa melihat, memilih atau menetukan mana yang bagus menurutnya.

Dengan mengamati karya karikaturis-karikaturis yang ada sampai saat ini maka karya pak Deddy Suardi sudah jauh melangkah mengungguli yang lainnya karena diciptakan 40 tahun yang lalu dan apabila diperhatikan lagi sekarang karya tersebut tidak ketinggalan jaman baik dalam bentuk gambar maupun kreativitas. Berdasarkan pengamatan tersebut maka saya menempatkan pak Deddy Suardi (Gondewa 66) sebagai :

The Best Indonesian Cartoonist Ever (even untill now).

Kartunis Indonesia terbaik yang pernah ada (bahkan sampai sekarang)

Eddy Nasral

Gondewa 66er (Sixty Sixer)

3 Responses to "’Gondewa Double Six (66) alias Deddy Suardi’"

Aduuuhhh! Pak Nasral terlampau memuji saya, sampai-sampai saya malu membacanya! Enggak ah pak, sebenarnya saya cuma kartunist pinggiran saja, yang masih nyari-nyari karakter saya pribadi yang kadang-kadang “terasing” dalam diri saya tatkala saya berkreasi seni.
Sebenarnya, apa yang saya bikin di majalah Aktuil itu (cartoon-cartoon) cumalah merupakan potret diri saya pribadi yang cuma saya jumpai dalam ngelindur-ngelindur saya seputar tahun 70-an, di mana saya baru mengalami masa fuber ke-tiga per-empatnya saja (belum full)-kalau kata Mbah Surip: “Belum I Love You Full!”
Nah, pada saat saya mencapai usia 70-han seperti sekarang ini, mungkin dalam fuber ke-17, saya mencoba lagi bernostalgia ke masa lampau dengan menuangkan kembali selera “cartoon” saya lewat karya audio-visual, dengan mengucek-ngucek atau mengobrak-abrik karya lagu Mbah Surip; Tak Gendong dan Bangun Tidur, menjadi video-musik karikatural yang nyleneh! (para pemirsa bisa membukanya di situs “Youtube” pada Trade Mark Gondewa Double Six-atau Dedy Suardi.
Sebenarnya kasihan juga pamor Mbah Surip saya kucek-kucek begitu bebas! Tapi, yaaa inilah tabi’at seorang cartoonist lusuh yang rada bengal!

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas perhatian pak Nasral pada karya-karya saya yang bukan apa-apa itu!

Wassalam, Gondewa Double Six- (022) 2508822

Saya tdk berlebihan memuji kenyataan nya spt itu yg sy lihat, dan pak Dedi jg bisa bandingin sendiri karya pak Dedi yg +/- 40 thn lalu dg kartunis setelah itu, kartun karya pak Dedi punya ciri khas dan artistik, istimewa…sy mau lihat di YouTube..tdk ada batasan usia untuk tetap berkarya…terima kasih dan salam hormat,
Eddy Nasral

Mengingatkan kejayaan majalah Aktuil 1967 – 1978.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: