Windyna’s Blog

‘Aktuil, Jane Birkin and Me’

Posted on: June 19, 2009

Mungkin tidak akan pernah nonton konser Jane Birkin jika pada suatu sore saya tidak menyempatkan membaca harian Kompas bulan Februari 2004 di mana beritanya dimuat, konser tunggalnya dalam rangka mempromosikan album barunya ‘Arabesque’ yang katanya sudah banyak dipesan duluan sebelum diedarkan. Konsernya di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) tidak dipromosikan secara besar-besaran, Jane terikat kontrak untuk melakukan 200 kali pertunjukan keliling dunia termasuk Indonesia. Di artikel harian Kompas tersebut juga disebutkan sedikit biography dan beberapa album dan film-film yang dibintangi Jane. Selain penyanyi Jane juga di kenal sebagai bintang film panas, perlu juga membuka-buka pakaiannya akibat selalu kepanasan.

Sepulang kerja saya langsung mandi, buru-buru berangkat menuju Gedung Kesenian tempat konser diadakan sembari membawa 2 singles (45 Rpm) rekaman tahun 1969 dari Jane Birkin dengan lagu hitnya yang sangat populer didunia dulu, ‘Je Taime Moi Non Plus…’ lagu ini juga mengundang kontroversial dan pernah diblacklist BBC karena desahan Jane Birkin yang terlalu erotis. Siapa tau nanti saya bisa menemui Jane dan meminta dia membubuhkan tanda tangannya di cover ke dua single tersebut.birkin

Saya terlambat sampai di Gedung Kesenian dan tiket sudah habis, Jane baru memulai konsernya, waktu itu ada juga seorang ibu dan anak gadis nya yang terlambat, dia mohon sama penjaga pintu supaya diizinkan masuk, dia bilang dia datang dari jauh dan ingin sekali nonton karena Jane artis fave nya.

Saya ikut-ikutan ibu itu dan dengan imbalan yang secukupnya kami diizinkan masuk penjaga pintu. Ruangan sudah terisi penuh terpaksa kami menontonnya sambil berdiri dibalkon lantai dua, sebagian besar penonton orang asing dan hampir semua lagu yang dibawakan Jane berbahasa Perancis, dengan iringan musisi asal Aljazair musik sedikit bernuansa timur tengah dengan suara biola yang mendayu-dayu.

Aplaus yang meriah diberikan penonton setiap kali Jane selesai membawakan lagunya.

Jane tidak muda lagi tapi wajahnya masih kelihatan cantik dan suaranya masih mempesona banyak pengunjung dia juga membacakan suatu puisi berjudul ‘Who say the race is over’ sambil duduk santai dipinggir panggung, dia cukup komunikatif menggunakan bahasa Perancis (Jane berasal dari Chelsea), penonton kadang-kadang tertawa-tawa mendengar ocehan Jane yang tidak saya mengerti sama sekali.

Setelah lebih dari 10 lagu didendangkan, Jane mohon diri , tapi banyak penonton yang memintanya untuk tampil lagi, akhirnya Jane menyanyikan 3 lagu lagi sebelum dia benar-benar mengakhir konsernya yang cukup sukses. Penonton terpingkal-pingkal sewaktu Jane terpatah-patah mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia yang ditulis dilantai panggung sebagai ucapan perpisahan dan terima kasihnya.

Cukup banyak yang menunggu Jane dibelakang panggung termasuk duta besar Perancis, saya lihat ada Anggun yang ikut rombongan Jane, tak berapa lama Jane muncul dari kamar ganti disambut tepuk tangan dari orang-orang yang ingin menemuinya, setelah beberapa saat melihat ada kesempatan buru-buru saya hampiri Jane dan menyodorkan ke dua single dan 1 brosur untuk minta ditanda tangani.

Jane sedikit surprise sewaktu saya sodorkan 2 singles tersebut, dia bilang ‘Are you still listen this song ? ‘Yes, I like this song which make you famous all over the world’ kata saya.

Setelah menanda tangani 2 singles dan 1 brosur tersebut, sebagai terima kasih saya tidak keberatan memberi ‘two kisses on her both cheek’, Jane tidak menolak (hal yang sangat biasa bagi dia), membungkukkan badannya untuk dicium saya pikir kapan lagi, mungkin saya orang Indonesia pertama yang menciumnya walaupun di pipi.

Keinginan saya terkabul, saya dapat tanda tangan Jane di 2 cover single yang bergambar wajahnya itu dan 1 di brosur acara tersebut.

Ke 2 singles dan 1 brosur Jane tersebut saya frame untuk ‘memorabila’, ada beberapa cover LP yang di frame yang menurut saya artistik dan digantung didinding bersama cover majalah Aktuil.

Lalu apa hubungan cerita diatas dengan Aktuil? ya artikel dan foto Jane Birkin masih muda pertama kali saya baca dan lihat di majalah Aktuil format kecil dulu sewaktu saya masih remaja dan tak menyangka bisa bertemu Jane setelah sekian puluh tahun berlalu. Hidup adalah sebuah misteri kita tidak tau apa yang akan terjadi nanti dan dengan siapa kita akan bertemu. ( Eddy Nasral)

birkin-14Jane_B

1 Response to "‘Aktuil, Jane Birkin and Me’"

mantap,….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: