Windyna’s Blog

Aktuil & Ads

Posted on: July 2, 2009

Ada lagi yang cukup menarik perhatian pembaca majalah Aktuil yaitu bermacam-macam iklan yang ditampilkan disetiap penerbitan, kebanyakan iklan jeans seperti Levi’s, Amco, Tira, Raphael dan Lea disamping merek-merek lain. Ada juga iklan butik Mic & Mac, Topsy toko pakaian pria dan Sinar Djaja records shop (toko piringan hitam) yang keduanya berlokasi di Pasar Baru Jakarta, BSR produsen kaset musik, kursus musik Yamaha dan ada juga iklan Tattoo Station, jadi soal ‘membatik badan’ ini sudah ada sejak zaman dulu. Cuma di Indonesia dulu belum ada cewek yang berani men tattoo bagian-bagian tubuhnya seperti sekarang ini yang ada body painting, model pakai bikini dilukis badannya dengan cat (ada diberitakan di Aktuil).

 Kalau diluar negeri sudah ada namanya Suzi Quatro, bassist cantik dan pernah mengadakan konser musik di Indonesia dengan groupnya, suara merdunya bisa didengar dilagunya yang populer di Indonesia lagu soft ‘Cat Size’, dia men tattoo bahu, pantatnya seperti yang pernah saya baca di Aktuil, tidak diperlihatkan bentuk nya, mungkin bentuk tattoo tersebut agak berubah sekarang dengan semakin menuanya Suzi.

 Yang ini bukan iklan, informasi bagi yang belum tahu, Mariska Veres yang tak kalah cantiknya dan lead singer Shocking Blue group Belanda pertama yang punya lagu hit Internasional ‘Venus’ dan pernah mengadakan konser musik di Indonesia, pernah juga menjadi foto cover majalah Aktuil meninggal dunia pada tahun 2006 umur 59 tahun. (cover Aktuil di tampilkan).mariska

 Masih tentang tattoo, teman saya yang punya tattoo mengindikasikan gemuk atau kurus badan nya dengan melihat bentuk pantat wanita ‘nude’ yang ditattoo dipangkal lengannya kalau membesar pantatnya berarti gemuk begitu sebaliknya ada juga teman saya dan beberapa orang yang saya lihat, bekas tattoonya menimbulkan cacat yang sangat jelek, ada yang bilang tattoo tersebut diseterika untuk menghilangkannya karena dulu ketakutan dianggap penjahat dan diincar oleh penembak misterius, mereka beranggapan yang bertattoo hanya para penjahat, kalau bukan kenapa harus takut, apa polisi menembak semua yang bertattoo kala itu?

 Ada yang hobi tattoo tidak terkecuali wanita karena mereka anggap tattoo suatu seni yang indah dan dilukis dibagian-bagian tertentu di tubuh bahkan ada yang hampir disekujur tubuh seolah-olah tubuh sebagai kanvas untuk dilukis ada yang seperti pakai T shirt kalau dilihat sepintas.

Warning : orang muslim tidak boleh ber tattoo walau terlihat indah, bagi yang sudah terlanjur jangan menambahnya lagi !!!.

 Piercing, ‘tindik menindik’  juga ada sekitar tahun 75-76 awal kelahiran punk dulu tapi belum banyak yang melakukannya kala itu dan belum seedan sekarang, ada cowok-cewek yang menindik tubuhnya dibagian-bagian tertentu dan sensitive ada juga cewek yang menindik lindahnya, katanya untuk menyenangkan pasangannya, is it true?

Yang belum ada dilakukan artis sekarang apa yang dilakukan Bachtiar dari group Rawa Rontek yang mem ‘piercing’ wajah dan badan nya dengan peniti, jarum dan jari-jari sepeda atau artis yang menggigit kelinci sampai berdarah-darah di atas panggung show (ini keliwat sadis dan banyak yang protes), maunya sih seperti Alice Cooper.raron.

Mode dulu hampir tak berbeda dengan sekarang, ada celana tjut brai (bell bottom), western shirt, sepatu yang depan nya persegi (Apple shoes) atau lancip, rambut panjang, skinhead dan jeans belel, compang camping dan tambalan. Celana jeans dulu lebih natural, belel alami  akibat handwash, robek dan ditambal akibat kelamaan dipakai jadi bukan disiksa, dipercepat luntur dengan stonewash dan dibuat robek compang camping seperti dizaman sekarang yang mau serba cepat ini.

Kasihan juga melihat jeans-jeans tersebut dan ada juga jeans yang branded yang harganya jelas mahal, juga dipaksa luntur, dirusak sebelum waktunya tapi itulah mode, banyak yang menyukai jeans yang kelihatan sudah dipakai bertahun-tahun padahal baru kemarin dibeli dan jangan harap jeans ini kuat dan tahan lama seperti jeans yang dirancang pada awalnya.

Ada juga yang berpendapat, jeans kita boleh sama-sama belel dan rusak tapi lihat dulu label dipinggangnya, aneh kadang-kadang orang membeli label untuk menaikkan gengsi.

Jadi kesimpulannya mode atau musik apapun yang ada sekarang sejak dulu juga pernah ada hanya ada beberapa modifikasi tapi teknologi berkembang sangat pesat sekarang ini. (Eddy Nasral)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: