Windyna’s Blog

‘Cover Versions’

Posted on: July 17, 2009

Cover Version adalah musik/lagu yang dibawakan oleh penyanyi lain dengan versi yang agak berbeda baik aransemen/jenis musik maupun vocal, ada yang lebih enak dan sukses melebihi lagu asli yang dibawakan oleh original artist nya. Diantara yang di cover mungkin yang paling banyak adalah lagu-lagu milik The Beatles walaupun mereka sendiri pernah meng cover beberapa lagu milik artis lain.

Sebagian artis-artis yang mendaur ulang lagu-lagu The Beatles adalah artis-artis yang sudah cukup populer di blantika musik diantaranya Mat Monroe (Yesterday), Joe Cocker, The Jaggerz, Steve Cropper (With a Little Help From My Friend), Spooky Tooth (I am A Walrus), Marmalade (Obladi Oblada), Deep Purple (Help, We Can Work It Out), Shirley Bassey (Something), Kin Ping Meh (Come Together), Humble Pie (Drive My Car, Anna, We Can Work It Out, Rock’n Roll Music), Alanis Morrisette (Dear Prudence), Bee Gees (Golden Slumber), Lone Star (She Said She Said), Gryphon (Mother Nature’s Son), Elton John (Lucy In The Sky) dll.

Mungkin yang paling sukses di antara artis-artis yang meng cover lagu milik The Beatles sehingga bisa menjadi hit dan menjadikan nama si artis lebih populer adalah Joe Cocker yang membawakan lagu ‘With A Little Help from My Friend’, versi aransemen musik dan vokal nya lebih sedap dari aslinya ada yang bilang lead gitar dimainkan oleh Jimmy Page, lagu ini juga dibawakan oleh Joe Cocker di Woodstock 96 tapi menurut saya versi awal masih lebih bagus.

Yang paling mirip dan agak susah dibedakan dengan yang dinyanyikan The Beatles adalah lagu ‘Obladi Oblada’ yang langsung di cover oleh  The Marmalade pada saat lagu ini baru saja di release dan jadi hit juga.

Versi yang berbeda juga lebih enak dan diaransemen dengan ‘rancag’ (bahasa Aktuil/minang(rancak) : bagus) adalah lagu Help (Deep Purple mark I, album Shade of Deep Purple vokal Rod Evan), I am A Walrus (Spooky Tooth album Last Puff), Come Together (Kin Ping Meh album No.2 ) sedangkan beberapa lagu The Beatles yang di cover oleh Humble Pie, sangat sedikit mirip aslinya, aransemen musik/vokal dirombak total tapi masih enak untuk dinikmati dengan vokal Steve Marriott yang khas tersebut.

Menurut berita lagu yang paling banyak di cover adalah lagu ‘Summertime’ yang juga dibawakan group Brainbox dan Love Sculpture dengan irama blues rock yang ‘hade’ (bahasa Aktuil/sunda : bagus).

Dulu saya membaca ‘hade’ yang sering ditulis dimajalah Aktuil ini ‘haed’, saya kira ini bahasa asing setelah cari dikamus tidak dijumpai kata ‘hade’, yang ada ‘hades’ (alam barzah/neraka), ternyata ini bahasa Sunda, ‘e’ nya harus dibaca jelas. Entah reporter Aktuil mana yang mula-mula menggunakan kata-kata ‘rancag’ dan ‘hade’ ini.

Selain lagu ‘Summertime’ juga lagu ‘House Of The Rising Sun’ oleh Eric Burdon & The Animals di cover oleh beberapa artist dengan jenis musik yang berbeda seperti Frijid Pink (Hard Rock), Joan Baez (Folk), Anthony Ventura (Inst,Organ), Geordie (Heavy Metal), Freddy Aquilar (Pop), Santa Esmeralda (Disco) dll semua nya enak-enak didengar karena lagu ini dasarnya memang sudah enak juga. Yang lagunya juga enak dan di cover oleh beberapa artis adalah lagu ‘Hey Joe’ yang sering diminta penonton setiap kali Jimi Hendrix mengadakan show, lagu ini di cover pula oleh Deep Purple (mark I vokal Rod Evan), Marmalade dan Spirit (masih bersama Randy California (rip)) dengan versi berbeda-beda tapi tetap enak didengar.

Lagu The Who yang di cover adalah The Seeker (Rush) dan Behind Blue Eyes (Limp Bizkit), ini juga lagu-lagu yang sedap baik asli maupun cover version nya sedangkan The Who juga pernah meng cover lagu ‘Summertime Blues’ milik Blue Cheer yang di cover pula oleh Rush di dalam album khusus cover version berjudul ‘Feedback’ semua lagu-lagu di album ini diaransemen baru oleh Rush dan semua nya enak-enak dinikmati.

Banyak artis-artis yang sudah sangat popular meng cover pula lagu-lagu artis lain dengan versi aransemen mereka masing-masing dan semuanya enak-enak didengar karena mereka juga adalah jawara-jawara musik misalnya The Beatles (Roll Over Beethoven : Chuck Berry), Rolling Stones (I’ve Been Loving You Too Long : Percy Sledge), Hollies (album Hollies sing Dylan), Eric Clapton (Cocaine : JJ Cale), Manfred Mann (Spirit In The Night : Bruce Springsteen, Father of Day Father Of Night : Bob Dylan), Eela Craig (Space Man Came Travelling : Chris De Burgh), Nazareth (Love Hurt : Everly Bros), Led Zeppelin, Rob Hoeke (Babe I Wanna Leave You : Trad), Gun’n Roses (Simpathy For The Devil : Stones), Sheryl Crow (First Cut Is The Deepest : Love Affair), Phil Collins (Groovy Kind Of Love : Herman’s Hermit), Humble Pie (Desperation : Steppenwolf), Grand Funk (Feelin Allright : Traffic), Cactus (Long Tall Sally : Chuck Berry), Chicken Shack, Freddom, Jeff Beck (Going Down : nn), Three Dog Night (Your Song : Elton John), Deep Purple (Lalena : Donovan), War Horse (I Who Have Nothing : Tom Jones ?) dll.

Pernah diberitakan di majalah Aktuil group War Horse yang terkenal di Indonesia dengan lagu cover version ‘I Who Have Nothing’ ini pernah pula satu panggung dengan Dara Puspita sewaktu group ini tur di Eropa dulu dan Dara Puspita mendapat sambutan yang lebih meriah.

Dara Puspita pun kena pengaruh The Beatles di lagunya yang berjudul ‘Ibu’ tapi bukan cover lagu ‘She Said She Said’ dalam bahasa Indonesia cuma ada sedikit kemiripan seperti lagu ‘Simple Man’ oleh Lynyrd Skynyrd yang ada kemiripan dengan ‘Always Somewhere’ nya Scorpions.

Beberapa hari lalu saya mendapatkan 3 cd Dara Puspita rekaman bootleg sewaktu Dara Puspita tur di Eropa pada tahun 1970-71, 1 cd live di Amsterdam berisi 15 lagu dan 2 cd live di Madrid, Spanyol di dua tempat berbeda masing-masing cd berisi 17 lagu-lagu, saya tidak tau dari mana asal rekaman bootleg ini.darpus-a

Ke 4 album awal Dara Puspita saya dengar pada saat dirilis pada tahun 60 an tapi ke 3 cd live ini untuk pertama kalinya saya dengar, hampir semua lagu nya cover version berirama hard dan soft rock diantara nya American Woman (Guesss Who), Black Night (Deep Purple), Love Like a Man (Ten Years After), The Seeker (Who), Venus (Shocking Blue), Lola (Kinks), Na Na Na Hey (Steam), I Can’t Tell The Bottom From The Top (Hollies), semua lagu-lagu dibawakan dengan cukup baik oleh Dara Puspita.darpus-b

Setelah mendengar rekaman live bootleg ini (tanpa polesan studio rekaman) dan saya bandingkan musik mereka dengan group wanita yang juga sedang populer pada saat itu Fanny dan Birtha rasa-rasanya Dara Puspita lebih unggul dalam skill ber musik, sayangnya rekaman live ini tidak diproduksi secara legal, mungkin masalah copy right.

Meng cover lagu milik orang lain bukan berarti mereka sudah kehabisan inspirasi menciptakan lagu-lagu baru, terbukti mereka adalah artis-artis yang produktif dengan banyaknya album-album yang mereka bikin, bisa jadi mereka ingin membuktikan kalau arensemen mereka lebih bagus dari aslinya dan bahkan ada beberapa yang bisa jadi hit kembali.

Banyak juga album-album bertajuk Tribute To yang direlease yang berisikan beberapa artis membawakan lagu-lagu dari artis lainnya yang pernah populer atau telah melegenda.

Cover meng cover lagu-lagu juga terjadi di dunia musik dalam negeri misalnya Ernie Djohan dan Patti Bersaudara pernah meng cover lagu-lagu Kus Plus dan lagu-lagu Ernie Djohan pun pernah di cover oleh Juni Shara. Ernie Djohan juga pernah meng cover beberapa lagu Lulu seperti ‘To Sir With Love, Let’s Pretend dan I’m A Tiger sehingga melekat pula julukan selain Brenda Lee juga Lulu Indonesia padanya. Lagu-lagu asing yang dinyanyikan Ernie Djohan juga enak-enak dengan vokal dan lafaz bahasa Inggris yang bagus karena artis ini juga sering show diluar negeri dulu yang mana memerlukan penguasaan bahasa asing yang sangat baik dalam melantunkan lagu-lagu berbahasa asing tersebut.

Chrisye (alm) juga pernah meng cover beberapa lagu artis lain termasuk lagu ‘Kidung’ oleh Pahama yang populer tahun 70 an. Ada beberapa artis-artis lainnya, yang terbaru di cover mungkin lagu Keenan yang sangat populer dulu ‘Nuansa Bening’. (masih enak versi Keenan).

Artis Indonesia yang produktif menciptakan musik dan lagu dan tidak pernah meng cover dan menjiplak lagu-lagu orang lain adalah Kus Bersaudara/Kus Plus mungkin ada beberapa artis lainnya juga. Titiek Puspa sebagai penyanyi dan pencipta banyak lagu-lagu pun pernah dipertanyakan tentang keaslian salah satu lagunya dulu karena ada kemiripan dengan salah satu lagu asing.Tidak ada masalah dengan cover version (bukan bajakan karena ada izin penciptanya) kalau memang lebih bagus atau minimal sama bagusnya  dengan lagu asli pantas juga untuk didengar/dinikmati.

Ada juga cover version/sound a like yang kurang sedap didengar seperti lagu-lagu pop barat yang dibawakan penyanyi-penyanyi Asia (Singapore, Hongkong, Taiwan, Chinese). (Eddy Nasral)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: